“Kita honeymoon dulu guys.” Elang begitu riang, rasa songong memamerkan akan bulan madu ke Pulau Dewata bersama dengan sang istri di hadapan Rafan dan Luna. Tahu persis mereka tak pernah bulan madu secara khusus mengingat pernikahan ala kadar karena sebuah keterpaksaan dan lika-liku yang membuat kepala pusing. Tau-tau sudah hamil dan punya anak, mana enak lagi untuk honeymoon setelah ada buntut. Tapi yang namanya sisi cemburu seorang perempuan terusik. Luna menyikut lengan suaminya yang segera direspon. “Apa?” “Kamu kapan ajak aku honeymoon?” “Udah ada anak. Ngapain honeymoon lagi? … tapi kalau mau nambah sih aku yes.” Rafan menggoda istrinya agar tak cemberut karena terpengaruh dengan kehebohan Elang. “Apaan sih? Nambah-nambah mulu. Tiga aja udah kerepotan, tambah lagi? Udah kita mah

