Bab 59

2103 Words

“Ada apa? Apa ada yang serius?” tanya Mami Eva menatap Rafan dengan sangat serius. Tanpa berkedip sedikitpun. “Aku harus segera pamit.” “Cerita dulu, ada apa?” Elang mencekal. Dari garis wajah Rafan terlihat kepanikan dan pasti ada masalah yang serius. “Masalah Liana. Fitnah semakin menjadi-jadi, gua harus pulang untuk menyelesaikan semuanya,” jawab Rafan pasti. Dia berjanji untuk menyingkirkan segala rintangan yang menghambat ketenangan Liana. Bukan karena cinta tapi karena rasa kasih sayang antara adik kepada kakaknya meskipun tak lahir dari lahir yang sama. “Fitnah apa?” Bara datang bersama Papi Aji. Di tangan mereka ada tentengan sarapan pagi untuk Liana, dan mereka semua. “Pa, anak kita sedang diuji. Banyak fitnah yang datang kepada anak kita.” Nabila mewakili untuk menjelaskan p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD