Sentuhan

2348 Words

"Hmmff" Kaifa berusaha memberontak saat Rizki perlahan menarik tubuhnya dan memutar posisi hingga Kaifa ada di bawahnya. Kaifa mulai melemahkan tenaganya saat Rizki sudah menindih tubuhnya dengan sempurna dan melihat Rizki tetap memejamkan mata saat mencium. Namun, lumatannya cukup kuat untuk ukuran orang yang tidur. “Masih tidur saja ciumannya sekuat ini, apa lagi dalam keadaan sadar,” pikir Kaifa saat melihat mata Rizki dengan jarak dekat. “Balas bodoh! Jangan diam saja!” batin Rizki. Sebenarnya Rizki sudah bangun saat Kaifa mencium keningnya dan Rizki pura-pura mengigau agar bisa mencium Kaifa tanpa perlawanan. Disadari atau tidak oleh Rizki, ia sudah tertarik dan mulai kecanduan bibir yang selalu ia bilang tidak menarik. Merasa ciuman Rizki semakin lembut, Kaifa mulai terbuai dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD