Chapter 11. Damian dan Lembayung

1190 Words

“Silakan dinikmati, Bang!” Lembayung menyuguhkan sepiring tempe goreng tepung dan teh hangat pada Damian, meletakkannya di atas meja lipat plastik. “Wah ...." Damian merubah posisinya, dia duduk menghadap meja. "Teima kasih banyak, Lembayung. Ternyata kamu emang pinter masak." “Diicipin dulu lah, Bang!” Lembayung terkekeh, duduk di lantai di seberang Damian. “Kalau rasanya terbukti enak, baru Abang boleh bilang aku ini pinter masak.” “Tapi bentuk dan warnanya keliatan cantik, secantik yang bikin, loh.” Mata Damian menyipit menggoda. “Jadi rasanya sudah pasti enak.” “Ish! Gombal!” Lembayung menangkup pipinya yang merona, terhibur dengan rayuan Damian. "Buruan di makan, Abang!" "Oke." Damian mengambil sebiji tempe goreng tepung, dia mencelupkannya pada kecap manis yang sudah diberi iris

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD