Hanan menundukkan kepalanya dengan rasa bersalah. Ratih menarik napas dalam-dalam. Sebenarnya, ketika Hanan ingin menikah kontrak dengannya, dia bisa membayangkan beberapa alasan-alasan ini. Tetapi dia tidak menyangka masalahnya akan begitu rumit. Ia mengira wanita yang tidak bisa dilupakan Hanan itu saling mencintai, tetapi ternyata itu adalah cinta bertepuk sebelah tangan. Pada saat itu, dia merasa sangat kasihan pada Hanan. Dua kali dia mencintai seorang wanita namun itu hanya bertepuk sebelah tangan. "Hanan. Aku benar-benar harap kamu bisa bahagia." Pada akhirnya Ratih dan Hanan telah bercerai, dia menulis surat cerai dibawah materai dan tidak ada pembagian harta di antara mereka. Bagaimanapun, mereka selalu membaginya dengan sangat jelas. Hak asuh si kembar adalah milik Ratih. Awa

