Chapter 146

1109 Words

"Dia tidak akan pergi. Tolong beri tahu Tuan Ammar bahwa kita akan meninggalkan Terengganu dan tidak akan pernah melihatnya lagi." Hanan juga berdiri dan berdiri di depan Ratih. Pria berpakaian hitam itu menatap Ratih dan menjawab dengan dingin "Ratih, Anda harus tahu temperamen Tuan Ammar. Jangan biarkan keadaan menjadi tidak terkendali." Ratih gemetar dan mengerutkan bibirnya. Dia menjawab kepada Lina dan Hanan, "Tunggu aku di sini. Aku akan segera kembali." "Ratih." Prof Hanan meraih lengannya. Ratih menyerahkan Rayyan serta Raihan kepada Hanan dan menenangkannya dengan lembut, "Jangan khawatir. Aku akan baik-baik saja. Aku akan segera kembali. Tolong Jaga anak-anak.” Hanan menatap mata tegas Ratih dan mengangguk enggan. Mungkin mereka harus menyelesaikan beberapa patah kata s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD