Wajah nyonya besar segera berubah pucat. Dia gelagapan dengan panik. Namun dengan cepat Raihana menyelamat situasi. “Bibi hanya menduga, Ratih. Orang dengan kondisi tubuh sehat akan segera hamil dalam satu dua bulan. Buktinya Batris sekarang hamil.” Jawab Raihana. Segerombolan orang segera menoleh pada Batris yang sedari tadi hanya diam. Dia sendiri tidak menyangka perhatian akan segera terarahkan padanya. Pada saat ini Amir segera berdiri. “Mohon maaf kami tidak mengundang siapapun, Aku dan Batris sudah menikah. Dan aku belum mengadakan pesta pernikahan karena terkendala beberapa pekerjaan Batris yang menyita waktu.” Amir membungkuk dengan santun dan rendah hati. Nyonya besar segera berteriak kaget. “Kamu sudah menikah? Mengapa tidak memberitahu seorangpun di keluarga ini?” Ketika

