Chapter 112

1046 Words

Pagi itu Ratih membawa Tengku Ammar melihat Restorannya. Restoran itu sangat ramai. Beberapa orang mengantri di depan meja stand makanan dengan penuh minat. Karena ini adalah restoran dengan gaya baru, semua pelanggan dapat datang ke stand untuk melihat dan memilih sendiri makanan yang ingin mereka makan. Setelah melewati kasir, mereka bisa meminta pelayan untuk membawakannya ke ruang pribadi atau area terbuka di pinggir sungai. Pemandangan disini sangat indah dan teduh. Lina sudah datang sejak pagi. Dia memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan dan memilih fokus menjadi manajer di Restoran ini. Jadi dengan pelanggan sebanyak ini dia akan sangat sibuk. Ratih membawa Tengku Ammar ke kursi di depan kasir. “Duduklah sebentar, aku akan membantu Lina. Kamu ingin minum sesuatu yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD