“Nyonya, kelas rendahan atau bukan itu terlihat dari sikap dan attitude mereka. Jika aku tidak salah, orang yang kamu sebut rendahan itu memiliki sikap kasar, tercela, suka menjebak orang lain, iri hati, dengki dan… lanjutkan sendiri. Pertanyaanku, Siapa diantara kita yang hadir disini telah menunjukkan sikap itu?” Jawab Ratih degan suara pelan. Mendengar kata-kata Ratih, ubun-ubun Nyonya besar semakin berasap. Dia merasa dorongan ingin memaki dan menghina Ratih seperti sebelumnya, namun dia menggertakkan gigi dan menahannya. Pada saat ini Raihana berbisik, “Bibi, jangan marah. Kita masih punya rencana lain.” Jadi dia dengan kesal menghela napas dan menyerah. “Orang rendahan juga bukan hanya terlihat dari sikap namun dari keluarga kelahirannya.” Dia membalas dengan dingin. Setelah me

