BAB - 23

3010 Words

Mariana Untuk saat ini jiwa saya sedang terguncang. Ketakutan saya semakin merajalela karena ditakuti bayang-bayang. Kebingungan semakin melanda dicampur rasa kekhawatiran yang semakin besar dan tidak bisa hilang. Apa yang harus saya katakan pada keluarga saya di Papua? "Ko minum dulu sudah." Fika memberikan segelas air kepadaku. Saya menerimanya dan meminumnya sedikit kemudian memberikannya lagi kepada Fika. Sudah satu Minggu saya tidak masuk kuliah. Kepala saya sudah benar-benar pecah. Raga saya mulai melemah. Pikiran dan hati saya kini mulai lelah. Saya menenggelamkan kepala saya di balik kedua lutut, saya takut. Saya takut. Berita semakin hari semakin tak kunjung surut. Fika sengaja tidak memperbolehkan saya melihat berita di televisi karena ia pun ikut takut akan psikis saya. Hp sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD