Eps 32. Perpecahan Guild

2008 Words

Eps 32. Perpecahan Guild Setelah puas memeluk Fahmi, Dina menggandeng tangan Fahmi kemudian duduk di kursi panjang, waktu telah menunjukkan pukul sebelas siang dan terik matahari memberikan suasana yang panas. Namun tidak pada taman ini, belasan pohon besar menaungi Fahmi dari sinar matahari, semilir angin pun ikut menemani puluhan tanaman hijau itu. Fahmi duduk di kursi dengan ekspresi wajah yang dingin, ia nampak kesal dengan cara Dina memeluknya. Biar bagaimana pun Fahmi bukan lelaki murahan, jika shaja Dina tidak mengatakan pelukan itu adalah misi dari game, jelas setelah ini ia tidak akan mau lagi bertemu dengannya di lain waktu. " Apa kau serius dengan perkataan mu? " tanya Fahmi memecah keheningan. Setelah mereka duduk bersama suasana menjadi canggung, Dina tampak san

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD