43. Ketakutan Jefri

1034 Words

Esok harinya, Jefri melongok ke arah jendela yang menghubungkan dirinya dengan area luar rumah. Kedua bola mata Jefri membulat karena penampakan di luar sana yang begitu ramai para preman yang membawa senjata api di saku mereka masing-masing. "Sebenarnya apa yang sedang terjadi saat ini?" gumam pemuda itu. "Dan apa-apaan mereka mengepung area sekitar kontrakanku sambil membawa senjata?" "Apa jangan-jangan mereka akan ...." Dengan segera lelaki itu menelepon polisi karena takut keburu terlambat jika menunda-nundanya. "Halo, Pak. Tolong anda datang ke tempatku sekarang juga. Alamatnya ada di jalan ...." Jefri pun menyebutkan alamat tempat tinggalnya saat ini, agar para polisi bisa tiba tepat waktu. "Tolong cepatlah! Aku sedang dalam bahaya!" tekan Jefri. *** Detik waktu terus bergu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD