“Gimana nasib teman saya, Kiayi?” Tampang Juki terlihat tegang saat melihat tubuh Rudin lemas di atas kasur tipis di ruang tamu rumah Kiayi Safi’i. Satu jam lalu, Fahmi menemukan Rudin berteriak minta tolong kemudian tersungkur jatuh dari motor. Fahmi terkejut melihat keadaan Rudin, tidak ada apa-apa tetapi lelaki itu histeris ketakutan luar biasa hingga pingsan. Fahmi segera menggotong tubuh Rudin ke rumahnya dengan susah payah, berteriak minta tolong pun percuma, pada malam hari orang-orang desa lebih memilih menarik selimut tebal mereka terlebih cuaca lembab dan dingin. Dalam beberapa pekan ini, ditambah banyaknya lelaki berteriak minta tolong sebab digoda demit cantik, bukan sesuatu yang aneh lagi bagi warga setempat. Mereka berpikir ‘lagian suruh siapa keluyuran’, kecuali petugas ro

