BAB 178

1538 Words

Sejak mendengar obrolan Kitty dan Leon, hati pria itu menjadi gelisah. Pria itu kelihatan sekali bahwa ia sedang memikirkan sesuatu. Sampai Kitty kembali ke kamarnya, ia akhirnya harus berpura-pura. Pura-pura baik-baik saja dan pura-pura tidak tahu apa-apa. "Kitty! Kamu dari mana saja? Aku sangat mengkhawatirkanmu." Raja langsung menggendong Kitty. "Astaga! Kamu sepertinya lebih gemuk dari biasanya. Tapi tidak apa, aku suka Kamu gemuk dan sehat." Pria itu membiarkan bibirnya berceloteh, seolah ia baik-baik saja. Bahkan Raja tak segan menunjukkan senyum palsunya, padahal di dalam d**a ada rasa penasaran, amarah, juga kecewa yang begitu besar. "Hm, bagaimana kalau kita menghabiskan waktu untuk menikmati senja," ajak Raja. Kitty diam saja, merasa bahwa tuannya tidak seperti biasanya. "Ken

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD