“Beri saya waktu sampai pagi, Tuan. Saat saya berubah kembali menjadi seekor kucing, saat itu pula saya akan pergi,” pinta Kitty. Raja tampak berpikir, sebentar kemudian pria itu memutuskan. “Baiklah, karena hari sudah larut Kamu bisa tinggal sampai matahari terbit nanti. Setelah itu pergilah, menghilanglah seperti angin.” “Baik, Tuan. Terima kasih atas kemurahan hati Tuan Raja.” Wanita itu memaksakan senyuman. Senyuman yang menyakitkan. Kitty segera keluar dari ruangan itu. ia mulai sadar diri, bahwa ia tidak lagi diharapkan oleh tuannya. Hampir saja wanita itu meneteskan air mata. Namun ia harus menahannya sekuat tenaga, ia tak mau Boni dan Leon mengkhawatirkannya. Ada perasaan yang sangat sedih saat ia harus berpisah dengan semua orang. Ia sudah cukup lama tinggal di tempat yang pen

