BAB 163

1626 Words

Tok tok tok. Terdengar suara ketukan di pintu saat para gadis tengah memanjakan diri di kamarnya. Mereka menikmati hari-hari malas mereka dengan melakukan perawatan. Memakai masker wajah, rambut, bahkan lulur agar mereka tambah cantik. “Dia! Bukakan pintu, ada tamu,” perintah Amayra yang tengah menikmati pijatan Agni. “Baik, Kak.” Alodia yang sedang menyisir rambut panjangnya, turun dari ranjangnya dengan malas. “Aku lagi, aku lagi. Memangnya aku ini pembantu apa,” gumam gadis itu dengan suara yang sangat lirih. Gadis itu menggelung rambut panjangnya agar tampak lebih rapi. “Apa Kamu bilang?” tanya Amayra yang mendengar gerutuan adiknya meski kurang jelas. “Eh, tidak apa-apa, Kak. Bukan apa-apa. Ini bajuku, aku merasa kurang sesuai denganku, itu saja,” ucap Alodia mengelak. Gadis itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD