BAB 164

1617 Words

“Aku mau pakai yang ini,” ucap Amayra memilih gaun berwarna merah menyala. Ia mengambilnya dengan cepat sebelum saudaranya yang lain mengambil. Amayra memang begitu ia tidak akan mau kalah dan pantang untuk tersaingi. Ia harus berada di posisi yang lebih tinggi dari adik-adiknya. Amayra memerhatikan gaun pemberian Selena tanpa berkedip. Kain dengan motif cantik dan simpel. Senyum lebar menghiasi bibir gadis yang tengah mengusap permukaan halus gaun yang ia pegang. Gaun bercorak bunga dan kupu indah, tetapi sayang warnanya terlalu terang. Semua gadis terdiam dan saling berpandangan. Sebentar kemudian mereka tertawa bersama-sama. Tawa yang begitu keras. Terbahak-bahak sampai keluar air mata. Sementara Amayra menatap para saudaranya dengan kebingungan. “Kenapa kalian tertawa? Ada yang sal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD