Liena melirik jam yang melingkar di pergelangan tangannya. Pukul lima sore. Cuaca terlihat mendung. Badan cuaca telah memberi peringatan pada warganya untuk berhati-hati saat hujan tiba-tiba datang disertai angin dan disarankan untuk tetap tinggal di dalam rumah karena kondisi cuaca yang buruk. Ia kembali lebih awal dari jam kerjanya. Sebenarnya, ia masih diberi waktu libur sampai lusa tetapi ia bisa mati bosan jika terus di rumah tanpa melakukan apa-apa. Jadi, ia memutuskan untuk pergi ke rumah sakit dan bekerja meskipun kepala rumah sakit tetap memaksanya untuk beristirahat di rumah. Liena duduk di halte dimana tempat ini berseberangan dengan kantor tempat kerja Kalandra. Ia sengaja duduk di sini untuk melihat pria itu. Apakah dia baik-baik saja atau tidak. Ia ingin tahu. Laura bilang

