"Tahu bulat, digoreng dadakan, lima ratusan, raos pisan. Maksud kamu tahu bulat yang itu?" Papa nggak kuasa menyembunyikan kecengoannya. Dapat kulihat pria itu mengangguk mantap sambil lanjut menjelaskan, "Sebelum, memulai Go Tahu saya mengawalinya dari titik tersebut, Om." "Go apa?" Kali ini air muka Papa seperti baru saja mendengar sambaran petir. Dibanding saat pertama mengetahui bahwa pria itu tukang tahu, ekspresi Papa yang sekarang ini justru sungguh-sungguh terlihat shock. "Go Tahu, Om," jawab pria itu mengulang. "Go ... Go Tahu yang suka ada di super market itu, kan? Yang produk paling booming-nya tahun ini tuh tahu kremes? Eh, denger-denger Go Tahu mau meluncurkan produk tahu yang bentuknya segitiga, oval, sama love? "Terus katanya, mau dikasih tingkat kepedasan sama keasin

