"Reno Adipati. Lahir 08 Januari, usia 34 tahun." Aku yang sedang berdiam diri di dapur, terus berusaha mengawasi arena ruang tengah di mana Papa tengah terlibat obrolan bersama seorang pria yang pernah kutemui sekitar seminggu lalu. "Dan tadi kamu bilang mau ngapain?" Bisa kudengar suara Papa yang keluar kali ini agak sumbang. Pria berusia akhir 40-an tersebut juga terlihat mengerutkan area dahinya yang lebar. Entah mengapa, aku sanggup menangkap aura 'tak habis pikir' begitu kental menyelimuti dirinya. "Reno Adipati, kamu mau melamar anak saya? Begitu? Manggala, hah?" ujar Papa yang otomatis membuatku tercengang dalam posisi pengintaian ini. Astaga! "M-Manggala? Maksud Om?" Suara berat ini, aku pernah mendengarnya memenuhi indra pendengaranku pada suatu waktu. Bahkan selepas pertemu

