Bagian Dua Puluh Satu

1356 Words

'Bagian terbaik dari dirinya adalah hatinya. Hatinya yang mencintaiku.' . . . Suasana makan malam hari ini agak sedikit canggung. Tepat di sebelah kursiku ada Mas Reno yang sedikit lebih anteng dari biasanya. Entahlah, sepertinya rasa hormat suamiku kepada penghuni baru rumah ini begitu tinggi. Sampai-sampai ketika mengunyah, menyendokan nasi, atau bahkan menyeruput air putih Mas Reno usahakan untuk tak menimbulkan suara seminim apa pun. Sedang di seberang dudukku tampaklah Kak Mangga—sang biang keladi kecanggungan—tengah menyeruput jus, mencocol kentang sambil bermain handphone. Ish! Orang ini sih tadi ngakunya tak lagi doyan nasi. Walau menurut analisisku, dia hobi makan junk food di Meksiko sana cuma karena dia jomblo. Nggak ada yang masakin. Coba dia punya istri atau bisa m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD