Vivi menjerit keras karena dia kembali mulai merasakan dirinya sedang mendaki ke arah puncak kenikmatan. Vivi didorong secara ekstrim ke arah puncak oleh dua kenikmatan yang dia rasakan secara bersamaan. Permainan Renita di bawah sana benar-benar membuat Vivi kelabakan dalam gairah yang amat sangat. Juniornya Leon yang berada di mulutnya, juga memberi rasa, memberi kenikmatan lain bagi Vivi sehingga Vivi makin mempercepat hisapannya di batang milik Leon ini. Vivi menggerakkan mulutnya semakin gencar di tengah kecepatan jari-jari Renita di bawah sana. Jari-jari Renita yang begitu ahli bermain di bagian inti tubuh Vivi, akhirnya membuat Vivi mulai jejeritan sehingga dia melepaskan kejantanan Leon dari mulutnya. Vivi menjerit sambil tangannya menaik-turunkan batang Leon yang masih berad

