lulus sekolah

725 Words
tanpa terasa hari ini adalah hari pelulusan arini dan teman temannya. hari ini semua siswa kelas 3 kumpul di aula sekolah karena akan ada pengumuman kelulusan. semua siswa menunggu dengan hati degdegan, semuanya terlihat cemas takut ada diantara mereka yang tidak lulus. 30 menit sudah berlalu , mereka masih menunggu kepala sekolah dan wali kelas untuk memasuki aula sekolah, tempat dimana mereka berkumpul. akhirnya kepala sekolah beserta wali kelas datang dan segera memasuki ruang aula dengan meneteng sebuah map ditangannya, yang diyakini oleh para murid adalah daftar nama siswa yang lulus. "assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh" kepala sekolah memulai pembicaraannya dengan semangat para siswa menjawab dengan serentak "waalaikum salam warahmatullahi wabarokatuh" "baiklah anak anak, hari ini kalian sudah tahu kenapa bapak mengumpulkan kalian semua di aula. disini bapak dan wali kelas kalian akan mengumumkan hasil akhir dari kegiatan kalian di sekolah. bagi nama² yang nanti bapak sebutkan silahkan keluar dari aula" lalu bapak kepala sekolah mengambil map yang dipegang oleh wali kelas mereka satu persatu siswa yang dipanggil namanya keluar dari aula, tanpa terkecuali arini dan kedua sahabatnya. mereka begitu bahagia karena yang keluar aula adalah siswa yang dinyatakan lulus. tak lupa arini dan kedua sahabatnya memanjatkan sujud syukur atas kelulusan yang mereka terima. ternyata semua siswa dinyatakan lulus semua, terbukti di aula kosong tak ada siswa yang tersisa. kami semua akhirnya berpelukan dan saling mengucapkan selamat, selamat atas kelulusan yang kami raih, tanpa terasa kami sampai mengeluarkan airmata. air mata kebahagiaan. rasanya hari ini sangat bahagia, perjuangan selama 3 tahun menimba ilmu akhirnya selesai juga, tapi ada rasa sedih juga yang mendera para siswa karena mereka sebentar lagi akan meninggalkan sekolah dan para guru yang selama ini telah memberikan ilmu kepada mereka. setelah pengumuman selesai, para siswa bersiap siap untuk pulang, tak lupa mereka menyalami para guru dan mengucapkan terima kasih karena mereka telah memberikan ilmunya.... seperti biasa, disebrang gerbang sudah ada bagus yang siap mengantarkan renita untuk pulang, tanpa malu malu renitapun langsung menghampiri bagus dan segera berpamitan kepada arini dan adinda. " hmmm,,, enak yah jadi renita tiap hari udah ada yang jemput" kata adinda begitu melihat renita dan bagus berlalu dengan motornya " makanya loe punya cowok dong biar ada yang jemput tiap hari" jawab arini " lha apakabar sama loe, katanya punya cowok koq gak bisa jemput" sahut adinda sambil tertawa " yaa kan andra sibuk, biasanya juga jemput kalo misalkan dia gak sibuk" jawab arini " iya iyaaaa, lagian gue cuma becanda kali" bales adinda " tapi kok akhir² ini andra gak pernah jemput loe rin, emang dia sibuk ngapain? " tanya renita " iya sih, emang akhir² ini andra gak bisa jemput gue, katanya dia sibuk bantuin kakaknya di toko" jawab arini tanpa terasa mereka sudah sampai di pangkalan angkot, tiba tiba handpone arini bergetar tanda ada panggilan masuk. seketika adinda melirik hp arini, dan nama andra yang tertera di hp arini. " iyaaa halo" jawab arini " ini udah pulang kok, lagi nunggu angkot smaa adinda" jawab arini lagi " iya gak apa apa kok, lagian udah biasa juga naik angkot" tambah arini " yaudah yah udah ada angkotnya nih, nanti dilanjut dirumah aja" langsung saja arini mematikan sambungan teleponnya , sepertinya arini kesal dengan sikap andra . " loe kenapa rin, koq kayaknya bete gitu sih? " tanya adinda begitu melihat perubahan sikap arini. " gue kesel tau sma andra, padahal dia semalem udah janji mau jemput gue. tapi ujung ujungnya gak bisa" jawab arini dengan emosi " gue aneh smaa sikap andra sekarang, dia itu kayak lagi ngejauhin gue gitu" tambahnya " mungkin itu cuma perasaan loe doang kali rin" jawab adinda " buktinya andra masih ngabarin loe kalo dia gak bisa jemput, dia gak ngebiarin loe nungguin dia" tambah adinda " jujur yah din, semenjak andra menghilang pas valentine itu, gue kayak curiga sama dia" kata arini " curiga gimana maksud loe? " jawab adinda " gue yakin kalo dia bukan nemenin adiknya yang sakit, entahlah tiba tiba gue punya pikiran kalo dia itu punya cewek lain selain gue" kata arini . seketika wajah arini menjadi murung " udahlah jangan berfikiran buruk, lagian loe gak punya bukti juga kan" sahut adinda " iya sih, semoga aja itu cuma perasaan gue" tambah arini sebenarnya arini merasakan itu semua semenjak andra menghilang 3 hari disaat hari valentine waktu itu, entah kenapa arini punya fikiran kalo andra mempunyai selingkuhan
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD