Pilihan Itu Ada

1097 Words

Jangan pernah menyalahkan orang lain atas penderitaanmu. Jangan mengharap orang lain membahagiakanmu, sebab hidupmu tanggung jawabmu. ------------ "Kamu enggak apa-apa?" Andrea menelisik wajah Zoya. Sorot cemas tampak ketika melihat pipi sebelah kiri si wanita berwarna kehijauan. Zoya menggangguk, dia meringis ketika mencoba tersenyum. "Lea gimana, Mbak? Apa dia rewel?" Andrea menggeleng. "Kan, aku udah bilang dia anaknya anteng. Malah baby sitternya ikutan tidur." Zoya lega mendengar jawaban Andrea. Sejak tadi pikirannya gundah memikirkan Azalea. Ini pertama kalinya dia meninggalkan putrinya semalaman. "Maaf, aku ngerepotin Mbak." "Ck, enggak usah sungkan gitu. Kayak sama siapa aja, lagian bukan aku yang jaga, tapi suster." Andrea mencoba bercanda untuk mengurangi geletar ngilu d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD