Siapa pelaku itu....

1005 Words

Kita selalu menuai apa yang kita tanam, begitulah pepatah lama mengatakan. Jina menuai apa yang dia taman, Jina di skorsing setelah sidang kode etik polisi atas tindakan waktu itu pada Jihan dua minggu yang lalu. "Maaf ...." cicit Jihan, sepelan mungkin, sekali lagi memperhatikan sekitar, ada Seno, Fajar dan Zia di ruangan pemulihan Nasim. "Untuk? " tanya Nasim, sama pelannya. Jihan mengangkat sedikit kepalanya. "Kakak jadi dapat teguran karena aku. Maaf karena aku kakak—" "Permintaan maaf di ACC," potong Nasim, refleks tersenyum kecil. "Ada lagi ?" Jihan diam-diam tersenyum kecil, bergumam pelan mengucap terima kasih. "Berasa lagi ngelamar kerja ya," kata Nasim tiba-tiba, tertawa geli. "Ha? Ngelamar kerja apanya? " sahut Seno, bingung. Nasim nyengir kecil, menggeleng cepat,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD