-18-

1597 Words

Aku memainkan rubic di tangan sambil rebahan di atas tempat tidur dengan gelisah. Pikiranku benar-benar masih dilingkupi rasa penasaran dengan apa yang terjadi setelah perkelahian tadi, tapi aku tak tahu harus bertanya pada siapa. Meskipun sudah lebih 3 bulan kami sekelas, aku sama sekali tak tahu nomor ponsel Syuja dan teman-temannya. Sempat terpikir untuk tanya Farah waktu dia menelepon tadi, tapi aku membatalkannya. Kemungkinan besar, Farah akan kembali menginterogasi kalau sampai aku tanya nomor Syuja atau teman-temannya. Meraih ponsel yang ada di samping kepala, aku menekan pilihan kontak, meng-scroll down nama-nama yang ada di list kontakku tapi tak satupun yang bisa kutanyai. Dengan kecewa aku meletakkan ponsel kembali di sisi kepala. Diselimuti gelisah, aku berguling-guling di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD