27| Orphic

1006 Words

MATA menyipit milik Keyla masih terus memantau Raynzal yang saat ini tengah berjalan mendahuluinya. Tanpa ada niatan untuk menoleh, walau Keyla sudah memanggilnya berkali-kali. Tahu kalau gadisnya itu ingin kembali menggodanya atas kecemburuan yang kini tengah melanda dirinya. Memilih tak menatap wajah menyebalkan, namun sialnya cantik itu. Keduanya berhenti melangkah ketika suara tawa renyah datang menyapa kehadiran, memperlihatkan dengan jelas situasi dan kondisi yang jauh berbeda dari sebelumnya. Entah bagaimana bisa, aura dingin dan tak bersahabat itu dapat berubah secepat kilat menjadi keakraban yang seakan terkunci dalam ruangan ini. Bahkan kini, perhatian Keyla yang tadinya terfokus pada kekasihnya itu, mendadak berputar arah. Memandangi keadaan aneh yang seharusnya tak terjadi.

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD