20. Adila

1205 Words

Kenapa, sih, aku melibatkan Diva lagi. Seharusnya aku tahu kalau pembicaraan mengenai Arvino selalu menarik perhatiannya. Aku rasa karena ini pertama kalinya aku terlibat dengan makhluk yang bernama pria. Selalunya, aku menghindari mereka di setiap kesempatan.  Sampai pengacau pikiran datang dan merusak semua sistem yang telah aku siapkan. Arvino itu seperti virus yang merusak semua kekebalan tubuhku. Aku mulai oleng dan tergoda. Sulit sekali untuk tidak memikirkan pria itu barang sehari. Padahal aku sudah berusaha dengan keras. Atau belum? “Mau pulang buat menguping?”  Tawaran Diva terdengar menggoda. Tapi tidak. Aku sebenarnya juga pengin sekali tahu apa yang dibicarakan oleh Arvino. Hanya saja, aku rasa menguping bukan solusi yang baik. Bagaimana kalau kami ketahuan. Kan, malu. Lagi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD