SEMUA orang yang ada di sana langsung tercengang mendengar suara cempreng seorang wanita yang mengenakan gaun sexy sepaha dengan tali spaghetti yang masih tak mampu menutupi tonjolan d**a wanita itu. Sofia memandang horor Ed dengan tatapan menajam. Hatinya mendadak terasa tersayat, tercabik-cabik, teriris-iris, kala mendengar hal tersebut. Ia kira, Ed sudah berubah seusai perkataannya waktu itu. Nyatanya, that's bullshit! Omong doang! Sedangkan Cadee, masih dengan muka datarnya mengamati, memindai, mulai dari atas rambut sampai ke ujung high heels wanita yang memeluk Ed dari belakang itu. Wanita dari club mana kali ini? Ya! 'kali ini'. Karena Cadee bukan sekali dua kali pernah memergoki seorang wanita yang mengaku hamil anak Ed, tetapi puluhan kali. Entah wanita jalang itu yang memang m

