2025 (32)

1244 Words

"Hei!" Suara ceria itu menyambut Haykal begitu ia turun dari kereta cepat. Ia langsung mengenali sosok yang berdiri tak jauh darinya, tersenyum manis dengan coat warna krem yang membalut tubuhnya. Hijab biru lembut yang ia kenakan tertata rapi, berpadu sempurna dengan gaya simpel namun anggun yang selalu membuat Haykal kagum. Aira. Sudah setahun sejak terakhir kali mereka bertemu. Waktu itu, Haykal sengaja menyempatkan diri mampir ke Kyoto di tengah jadwalnya yang padat. Aira tidak pernah pulang ke Indonesia sejak mulai kuliah di universitas ternama di Kyoto, jadi pertemuan mereka benar-benar langka. "Lama banget," keluh Aira, meski wajahnya tetap berseri. "Yah, salah siapa nggak pernah pulang?" balas Haykal, terkekeh. Aira mendengus kecil. "Salah kamu yang nggak pernah ke sini lagi.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD