2025 (31)

1047 Words

"Kita doang yang jalan?" Farris mengerutkan kening, menoleh ke kanan dan kiri. Rombongan mereka yang biasanya heboh terasa kurang lengkap. Hanya ada dirinya, Farrid, Fauzan, Fauzi, Fizzan, Aziel, dan tentu saja Lara yang berjalan santai di antara mereka. "Kok kayaknya ada yang kurang, ya?" gumam Farrid, ikut merasa ada yang janggal. "Iya, perasaan biasanya lebih rame," timpal Fauzan, mengangkat alis curiga. Fauzi menepuk pundaknya. "Kayaknya ada dua orang yang hilang, deh." Fizzan, yang dari tadi sibuk dengan ponselnya, akhirnya mengangkat kepala. "Eh, iya, Haykal sama Larin mana?" Aziel yang berjalan di samping Lara ikut menoleh ke arah cewek itu, seakan meminta penjelasan. Tapi Lara hanya mingkem, memasang wajah sepolos mungkin. Ia tahu kalau ia sampai buka mulut, sepupu-sepupunya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD