Suasana di kampus tiba-tiba menjadi ramai begitu Aziel dan Lara berjalan bersama menuju parkir. Bisik-bisik terdengar di mana-mana, seakan-akan kampus yang biasanya tenang dan sibuk dengan aktivitas mahasiswa tiba-tiba menjadi lebih hidup. Bukan hanya karena kehadiran Lara yang memang sudah terkenal, tetapi lebih lagi karena Aziel—anak presiden negara ini—tiba-tiba terlihat di sini, di antara mereka. Wajah Aziel yang tampan dan karismatik, serta statusnya sebagai anak presiden, membuat banyak orang mulai memperhatikannya. Banyak yang memandang dengan penasaran, mencoba memastikan apakah benar itu Aziel, meski pada awalnya mereka ragu. Tapi tidak lama kemudian, mereka sadar juga. Lara, keponakan presiden, memang sudah cukup dikenal. Jadi jika Aziel ada di sini bersamanya, artinya ini bukan

