PART. 84

1054 Words

Tari mengambil ponselnya dari atas meja di dekat tempat tidur. Ia ingin menelpon Raka. "Assalamuallaikum Tari, ada apa? Perutmu sakit ya? Kontruksi..eeh kontraksi ya?" Suara Raka terdengar panik dari seberang sana. "Walaikum salam, bukaann...tapi Aa tuh ada konspirasi hati sama perempuan lain, iyakan!?" "Heeh..konspirasi hati sama perempuan lain? Tari..di kebun cuma ada tanam-tanaman, tidak ada perempuan, yang ada warik betina" "Bukan di kebuuun!" Seru Tari kesal, suaranya sudah bercampur isakan. "Akukan lagi di kebun sayang, bukan di mall" "Iiih...perempuannya ada di rumah sekarang!" "Perempuannya ada di rumah? Ya memang kamu ada di rumahkan sekarang, kan cuma kamu satu-satunya perempuanku" "Bohong!!..hiks..hiks" "Tari..kenapa menangis, perutmu sakit" "Aku sakit hati!" "Dadamu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD