Raka memegang paper bag yang tadi siang diserahkan Wika kepadanya. Perlahan dibukanya paper bag itu dengan hati-hati. "Apa isinya A?" Tanya Tari "Amplop" Raka mengambil amplop coklat beserta selembar kertas putih yang ada di dalam paper bag. "Surat" gumamnya. "Baca A!" Pinta Tari. Assalamuallaikum wr.wb Dek Raka mungkin sudah lupa dengan saya. Dek Raka juga mungkin sudah lupa dengan uang yang pernah dipinjamkan pada saya lewat almarhum Seno adik saya. Karena Dek Raka tidak pernah datang untuk meminta saya membayar uang yang sudah saya pinjam. Tapi saya tidak akan pernah lupa dengan kebaikan Dek Raka kepada kami sekeluarga. Disaat orang lain dan saudara kami sendiri menjauh dari kami yang berada diujung kebangkrutan. Dek Raka justru bermurah hati mengulurkan tangan, dengan bersed

