IKYWT - 30

1012 Words

"Diam kau!" "Sudah." Semua orang menatap Damian dengan serius. Terlebih saat pria tiga anak itu mendesah, memangku dagunya dengan ekspresi lelah. "Latisha juga akan mendapat bagian karena dia menulis lagu. Pembagian loyalti akan terbagi rata. Kenapa harus cemas? Latisha terbiasa melakukannya, bukan?" Ekspresi gadis itu berubah pekat. Latisha mengembuskan napas, memandang Lana yang menatapnya dengan senyum manis. Yang justru terlihat seperti senyum malaikat maut yang tengah mengintainya. Siap untuk mati. "Karena pencapaian bulan depan, kita harus bisa membawa Lana mengalahkan tangga lagu Black Death. Karena Lana akan mengeluarkan mini album, pengerjaan selama dua minggu aku rasa bisa. Aku akan bicara pada produser musik di atas sana, dan Latisha bisa melakukan tugasnya." "Latisha bukan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD