Kenzo berada di ruang khususnya yang ada di Royal High School. Jari-jari panjang Kenzo mengetuk-ngetuk meja. Matanya tajam menerkam wajah pria di depannya. Tidak lain pria itu adalah JB. JB duduk dengan melipat tangan di d**a*. Dia sangat tenang menghadapi Kenzo yang seolah mau menerkamnya itu. “Katakan! Katakan padaku apa yang terjadi dengan Molly semalam.” Kenzo membuka suara. JB bergeming. Dia sma sekali tidak ingin menjawab pertanyaan Kenzo. Dia malah mengalihkan pandangannya ke arah lain sambil bersiul. Kenzo dibuat shilang kesabaran. “JB kau memang pecundang.” Ucap Kenzo remeh. Sehingga JB langsung menoleh padanya. Tajam. “Aku Kenzo Xavier tidak pernah melibatkan perkara keluarga kita. Tapi kau selalu membawa persoalan itu ke tengah-tengah hubungan kita. Sampai-sampai kau menghan

