[RALINE SIDE] Belaian angin lebih memahami, daripada rangkaian kata manusia bumi. Suara tetesan air hujan, lebih menenangkan— Daripada pelukan dingin orang yang meninggalkan R *** "Hai." sapa Abi, ketika dia menghampiriku yang sedang duduk di lobby gedung kantor menunggu Hamifh keluar dari ruang Presdir. "Abi! Where have you been?" tanyaku antusias, setelah sekian lama aku tidak melihat Abi di kantor. Sebenarnya sebelum aku pergi ke Bali dengan Hamifh, Abi sempat mengirim pesan mengajak aku nonton lagi. Tapi kayaknya aku lupa balas dan—yaa—That was the last message I got from him. "Disini aja." Abi tersenyum seraya menunjukan deretan giginya. "Serius? Kok jarang ketemu sih?" aku reflek memindahkan tas yang aku taruh di kursi supaya Abi bisa duduk.

