18.

770 Words

[ RALINE ] *** Lunch should consist of 10% food and 90% gossip.  ***     "Duh, Ana rasa bentar lagi kakak bisa bolak-balik Jerman-Antartika saking kayanya makan siang bawa bekal terus sekarang."      Ana, resepsionis kantor muncul dan membuatku kaget. Dia udah nggak manggil aku Ibu lagi rupanya.       Aku melempar senyum. "Tumben kesini, nggak makan siang?"      Ana manyun. "Kenapa sih orang-orang disini sukanya makan siang berkomplot."      "Maksudnya?" tanyaku ragu. Bahasanya itu lho, berkomplot. Aku jadi reflek tertawa. Ana mencari kursi untuk dia duduk, tapi tidak menemukan apa-apa dan akhirnya duduk menyempil di pot besar yang berisi tanaman.      Harusnya sih nggak boleh diduduki, cuma lagi malas lah aku menegur sudah seperti  gedung aja. Toh badan Ana udah kaya model-model

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD