Terbukanya Tabir

1514 Words

Dewi meringis melihat Amar membersihkan lukanya sendiri. Sebelumnya Dewi sudah menawarkan bajunya untuk dijadikan sebagai perban sementara—supaya aliran darahnya berhenti, tapi Amar menolaknya. Lelaki itu memilih untuk kembali mengoyak bagian kemeja yang sudah terkoyak sebelumnya. Di saat Amar memejamkan mata saat mengikat luka itu sedikit kencang, Dewi hanya bisa menutup mata. Membayangkan dirinya sendiri yang merasakan luka itu. Berbeda dengan kejadian dirinya terluka. Amar segera menyembuhkan lukanya sendiri tanpa bantuan. Dewi sendiri merasa kebingungan sendiri harus melakukan apa. Berada dalam seonggok rakit yang hanyut mengikuti aliran sungai. Dewi bisa apa? Ia bahkan tidak tau bagaimana cara mengemudikan sampan rakitan tersebut. Sehingga yang bisa ia lakukan adalah berdoa seinte

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD