Membeku

1817 Words

Rahasia sudah bukan rahasia lagi, lagipula sudah menjadi sifat alami merahasiakan perasaan pada beberapa manusia. Ketika rahasia sudah dibeberkan, itu akan menjadi fakta. Fakta yang beragam dari fakta yang menyenangkan, menyedihkan, sampai fakta mengejutkan. Tapi bagi Dio, rasanya ia sedang ditimpa fakta menjungkirbalikkan tatanan pikiran. "Maksudku, itu adalah Berryl. Kita sering bicara sinis satu sama lain, bahkan kukira dia benci padaku." Dio masih menyimpan stok rasa tak habis pikir di warung kopi itu, tentang Berryl yang tiba-tiba menyatakan perasaan, segala pengakuannya, perlahan ia ungkapkan padahal Dio tak bermimpi akan mendapatkan hal semacam ini sebelumnya. "Berryl sendiri yang bilang jika kamu, Niar, adalah orang pertama yang tahu perasaannya. Kamu sebut dirimu itu sahabat? H

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD