"Alenna." Ku lihat putri kecilku sedang asyik bermain bersama Ayu dan Raihan di ruang tengah. Sepasang kekasih yang akan mengakhiri masa long distance relationship antara Jepang dan Tangerang itu terlihat sangat serasi saat bermain bersama Alennaku. Oh, aku tak sabar menunggu hari pernikahan mereka. Terkadang aku merasa iri jika melihat mereka bersama dan sedang berduaan dengan mesra. Hmm, ya. Karena aku menyesali segala yang terjadi dalam kehidupanku. Melihat Ayu dan Raihan selalu mengingatkanku betapa manisnya rasa memiliki dan dimiliki. Jujur saja, aku merindukan rasa itu. Rasa bagaimana mencintai seseorang dan dicintai oleh seseorang. Seperti dulu, aku dan Donny. Namun ternyata nasibku terlalu sial. Dan Tuhan sepertinya tidak ingin aku merasakan cinta yang tulus dari seorang pria hi

