Pernahkah melalui apa itu rasa bahagia di depan cermin dengan gaun pengantin? Tatanan rambut dan wajah yang membuatnya menjadi seperti putri di negeri dongeng? Melenggok dengan anggun saat bergerak memutar sekedar melihat bagaimana kain sutera itu membalut penuh gaya? Inilah yang tengah dirasakan oleh Yoanna. Menanti detik yang akan membawanya pada sesuatu yang sakral, dalam hitungan detik itu juga yang mengubah semua statusnya. Menjadi istri pemilik nama Zhain. Sambil terus memperhatikan wajah dan gaun, Yoanna tidak percaya ia akan berada di posisi ini. Tetiba ia teringat keluarga, berandai-andai jika sanak saudara melihatnya bahwa Yoanna akan memiliki sebuah hubungan yang resmi, bukan sekedar menyalurkan kenakalan dan ambisi mendapat uang. Dari ambang pintu Thalita dan Shai

