Bagian 16 - Kenan Cemburu

2200 Words

Sebelum lanjut membaca, pastikan kalian sudah tap tanda love dan follow akun aku ya :) ***   Naya memukul-mukul kepalanya pelan setelah dia masuk ke dalam rumah dan menutup pintu. “Duh, Naya! Kok kamu bisa ngomong begitu sama Pak Kenan sih? Nanti kalau dia anggap serius gimana? Terus kalau dia nanti nggak negur aku lagi gimana?” Naya tampak kebingungan dan merasa melakukan hal yang salah sudah berkata jika dia menyerah. “Eh, tapi kan aku memang nggak mau terus-terusan merasa sakit hati karena Pak Kenan masih saja mikirin Ibu Kyara.” Naya berusaha menguatkan hatinya. “Tapi ya masa aku tiba-tiba ngomong mau menyerah sih. Ini mulut juga kenapa bisa aja ngomong begitu sih!” Naya memukul bibirnya satu kali sedikit bertenaga hingga dia merasa kesakitan sendiri. “Ini tangan kenapa mukulnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD