S2: 53. Usaha

1016 Words

"Masuk, Mas. Aku gak mau Ibu sama Om curiga." Hanania bersiap mendorong pintu mobil Arafan. Sudah terlalu lama mereka berada di luar. "Kamu yakin, Nin?" "Yakin, Mas. Tolong kerjasamanya untuk sekarang." "Mereka sama sekali nggak tahu?" tanya Arafan sebelum ikut turun. Harus ada kepastian sampai dia memutuskan menginap atau pulang. Hanania mengangguk. Malas memperpanjang pembicaraan dengan Arafan. Meski sejatinya sang ibu sudah tahu semua. "Oke kalau begitu. Besok kita pulang, ya," ujar Arafan masih berusaha. Hanania tak menjawab. Ia memilih mendorong pintu mobil itu sambil menenteng tas plastik berwarna hitam. Semua pesanan Hira ada di sana. Hira dan Andara sedang asyik bermain di teras. Gadis itu langsung berdiri begitu melihat ibunya kembali. Andara membantu Hanania membawa camilan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD