"Apa-apaan ini?" tanya Clara seraya bertanya pada pembawa acara yang ada di dalam televisi. Dengan kedua mata mendelik, bibirnya berdecap kesal. Lalu ia pun langsung takut karena Wildan sedang bersamanya. Wildan pasti murka melihat semua ini. "Harusnya aku yang bertanya padamu!" sahutnya kesal. Clara langsung menoleh ke arah Wildan. "Aku tidak tahu apa-apa kenapa berita ini ada di tv!" katanya sambil melirik ke arah Diva. Diva yang masih berusia dini itu pun melihat ke arah layar tv. Clara tidak ingin pikiran Diva terkontaminasi. Ia segera mematikan layar televisi dan memanggil Bi Kesi lewat panggilan seluler. Dengan segera juga Bi Kesi berlari ke atas menghampiri Clara. Mengajak Diva yang terlihat ogah-ogahan ikut dengannya. Wildan menatap daun pintu yang sudah tertutup. "Apa i

