Istiqomah adalah anugerah dari Allah
Istiqomah adalah seseorang belaku pertengahan/sederhana serta lurus antara berlebih-lebihan dan meremehkan. dia tidak berlebih-lebihan, tidak menambah dan tidak gegabah. dia juga tidak meremehkan dan tidak lemah. tetapi ia berlaku pertengahan/sederhana dan lurus.
sebagaimana sabda Nabi muhammad sallallahu alaihi wasallam yang artinya " katakanlah, 'Aku beriman kepada Allah,' kemudian Istiqomahlah."
maka seseorang tidak cukup beriman dengan hatinya saja tanpa mengatakan dengan lisannya, tidak cukup juga dia mengatakan dengan lisannya tetspi tidak istiqomah dengan hatinta dan perbuatannya, tetapi harus dengan tiga perkara:
1. perkataan dengan lisan.
2.ketakinan dengan hati.
3. Amalan dengan anggota badan.
Maka istiqomah dilakukan berdasrkan perintah, tidak menambahnya.firman Allah " maka tetaplah engkau (Muhammad) dijalan yang benar, sebagaimana telah diperintahkan kepadamu", yakni sebagaimana yang telah kami syariatkan.
kemudian dikuatkan dnegan firmannya " dan janganlah kamu melampaui batas". yaitu jangan menambah dan berlebih-lebihan dalam istiqomah, karena seseorang keluar atau melencengdari istiqomah itu dari dua perkara; dengan menambah-nambah atau mengurangi., tentang menambah-nambah manusia harus menjauhi perkara tersebut. Adapun tentang pengurangan, manusia diciptakan serba kekurangan , tidak ada seorang manusia yang selamat dari kekurangan, tapi Allah menjadikan jalan keluar baginya dengan beristigfar. Allah swt berfirman -" karena it tetaplah kamu beribadah kepada-Nya dan mohonlah ampunan kepada-Nya..... ( Q.S fushilat:6)
Rasulullah SAW bersabda:
" Istiqomahlah kalian dan kalian pasti tidak akan mampu. ketahuilah sesunggunya sebaik-baik amalan kalian adalah shalat, dan tidak ada yang senantiasa menjaga wudhunya melainkan seorang mukmin."
maksudnya, walaupun seseorang beramal dwngan giat, ia tidak akan mampu menjalani agama seluruhnya. karena perintah-perintah agama itu sangatlah banyak dan engkau pasti kurang dalam mengerjakannya. Engkau adalah hamba yang lemah maka hendaklah beristigfar karena istigfar mengahpus dosa dan kesalahanyang telah engkau perbuatdan mencukupi kekurangan yang engkau lakukan.Istiqomah adalah perkara yang agung, dan manusia tidak boleh berlebih-lebihan serta tidak boleh berpaling.
Istiqomahlah diatas agama Allah, diatas syahadat. itu semua harus ikhlas karena Allah semata dan mengikuti Rasul-Nya, istiqomahlah dalam mendirikan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan puasa dan haji serta semua syariat Allah.
menunjukkan bahwa istiqomah tidkalah terwujud kecuali setelah iman dan bahwa termasuk syarat sahnyadan diterimnya amal shaleh yaitu dibangun diatas iman. Jika seorang hamba melaksanakan ibadah secara zhahir sesuai dengan apa yang diperintahkan( sesuai syariat) tetapi batinnya tidak patu, ragu-ragu, gondang,mengingkari atau mendustakan maka amalan tersebut tidak bermanfaat baginya.karena inilah para ulama sepakat bahwa syarat sahnya dsn diterimanya ibadah seseorang yaitu ia harus beriman kepada Allah (yakni Mengakui-Nya) dan keoada semua yabg datang dari sisi Allah Swt.