SB - Chapter 14

1134 Words

Ayu Wulandari kembali ke mansion dengan raut wajah yang bahagia. Dia merasa seperti orang yang kasmaran, sangat merasa bahagia sekali. Dia kembali terlebih dahulu untuk kemansion dady sugarnya, dia mencegat taksi dengan melambaikan tangannya. Saat taksi sudah berhenti, wanita itu langsung naik. Didalam taksi, Ayu masih tersenyum bahagia mengingat dimana tubuhnya menyatu dengan tubuh Putra dan membentuk sebuah kenikmatan yang dia sendiri bagai candu. "Entah, setiap memikirkannya, membuat aku menjadi tersenyum layaknya orang yang bodoh," gumam Ayu tidak percaya. Saat Ayu sedang terbengong dengan imajinasinya sendiri, ponselnya berbunyi. Dia membuka tas untuk mengambil ponselnya. Saat dia melihat ponselnya, ternyata Jenar lah yang menelpon dirinya. Ayu men-slide tombol hijau yang ad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD