Alika menyapu pandangannya ke seluruh pengunjung kafe, mencari sosok Vidya yang biasanya ramah menyapa pelanggan. Namun, wanita yang menjadi duri dalam daging itu tidak nampak batang hidungnya. Wanita cantik itu, naik ke lantai atas menuju ruang kerja Vidya. Di sana ia melihat Mona sedang menyelimuti Vidya yang sedang tidur lelap. Langkahnya terhenti saat Mona memberikan isyarat agar tidak meneruskan niatnya untuk masuk. Ia hanya melihat mona menutup pintu dan menemuinya, setelah merapikan posisi tidur Vidya. "Mbak Vidya lagi istirahat. Kalau ada keperluan yang berhubungan dengan kafe, bisa ke saya aja." Mona menghampiri Alika, mengajak wanita itu turun ke bawah. "Saya ingin ketemu mbak Vidya karena urusan pribadi," jawab Alika. Senyum manisnya merekah. "Tapi karena mbak Vidya sedang

