36, Ikut Campur.

1005 Words

Kiara menatap lurus ke depan, dan tatapannya terlihat sangat datar, tapi ia tentu sangat kesal, tapi ia mencoba menahan diri. "Sebenarnya ini bukan urusanmu, dan apapun yang aku lakukan, seharusnya kamu tidak ikut campur, apalagi sampai menghinaku seperti ini." ucapan Kiara tenang, namun tetap dalam. Nila tersenyum meremehkan, dan ia memang sudah seperti itu dari dahulu. Ia selalu sombong, dan mungkin itu adalah suatu sifat buruk yang terbawa, bahkan sampai saat orang itu sudah beranjak dewasa, dan tua mungkin. "Semua salah kamu, aku begini juga karena kamu itu belagu! Orang miskin aja sok kaya! Mana black card yang sebelumnya kamu pamerkan?!" ujar wanita itu lagi. Kiara sudah mau maju meninggalkan wanita itu, tapi kembali lagi, bahunya ditahan pada saat itu juga. "Nila, tolong jan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD