ME.28 : AKHIRNYA SEMUA TERUNGKAP

1496 Words

Besoknya aku memutuskan untuk cuti lagi sehari menemani Mas Sum di rumah sakit yang rencananya akan keluar keesokan harinya. Sore ini hanya ada kami berdua di dalam kamar karena Mama mertua dan Jelita kembali ke hotel dan akan datang lagi nanti malam. Aku menggeliat di dalam pelukan Mas Sum yang juga sudah terbangun dari tidurnya. "Kamu makan dulu sana," katanya kemudian. "Aku sudah makan bakso dua mangkuk tadi di kantin," kataku dengan malas-malasan. "Astaga, itu lapar atau rakus?" "Rakus," jawabku keki. "Aku masih aja takjub sama napsu makanmu Bi," kekehnya. Aku hanya tersenyum saat kemudian pintu rawat inap di ketuk. Kami menoleh bersamaan ke arah pintu dan aku bangun dari posisi berebah masih di samping Mas Sum yang memeluk pinggangku. "Masuk." Muncullah Prilly yang nyengir dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD